Selasa, 26 Oktober 2010

Dilema kebijakan vs demo

Jadi pimpinan memang selalu menuai protes. Apalagi yang dipimpinnya adalah sangat heterogen. Adapun bentuk protes untuk masing-masing golongan adalah berbeda-beda.

Jika suatu kebijakan dinilai tidak menguntungkan rakyat kecil, maka tentunya rakyat kecil melakukan demo, dengan berkumpul memadati jalan-jalan dengan tidak lupa akan peran mahasiswa tentunya. Dan biasanya diselesaikan di luar pagar, tidak jarang juga yang diwarnai dengan batu-batu yang melayang dan gas air mata.

Jika suatu kebijakan dinilai tidak menguntungkan pejabat/pengusaha, maka tentunya pejabat/pengusaha mengajak mengadakan pertemuan dan bertanya ini maksudnya bagaimana? ini akan merugikan negara, kalau tidak begini-begini maka investasi akan saya cabut. Saya ingin kondisinya stabil (dan keuntungan saya stabil, bahkan kalau mungkin ya meningkat). Dan biasanya diselesaikan dengan MOU di atas kertas, tidak jarang juga diwarnai dengan sakit kepala, serangan jantung dan stroke.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar